Jadilah Pemimpin, bukan Pemimpi

Postingan kali ini kita membahas dua kata yang “HAMPIR” sama namun memiliki makna yang berbeda.

Pemimpin dan Pemimpi, hanya memiliki perbedaan di huruf “N” saja, namun kalau dikaitkan dengan pembacaannya, “N” bisa dibaca dengan kata lain “and” dan disanalah letak besarnya perbedaan antar kedua kata tersebut, pemimpi akan jadi pemimpin jika dia bangun dari mimpinya dan berusaha untuk mengejar cita-citanya, pemimpi bisa jadi pemimpin jika dia bangun dari mimpinya dan belajar mendapatkan ilmu dan terus menetapkan visi pada tujuan hidupnya dan menjalankan misi uantuk menggapai visi tersebut, dan pemimpi bisa menjadi pemimpin jika dia bangun dari mimpinya dan blablabla (bisa diisi sendiri kan apa yang harus dilakukan untuk seorang pemimpi yang bangun dari tidurnya dan melakukan sesuatu yang memang harus dikerjakannya jangan terus bermimpi tapi bangun dan raih mimpi tersebut).

Setiap individu yang lahir di dunia ini memang sudah di takdirkan untuk manjadi pemimpin dan memimpin sebuah interaksi, baik antara kepala keluarga dengan keluarganya atau antara ibu dengan anaknya, setiap individu yang sudah memiliki hubungan dan berinteraksi satu sama lain pasti salah satunya ada yang memimpin, jika tidak artinya hanya bermain dan bermimpi, eh. (mungkin).

Untuk itu kita harus tau terlebih dahulu kenapa semua orang yang terlahir di dunia ini sudah ditakdirkan menjadi pemimpin namun diantara pemimpin-pemimpin tersebut ada pemimpin juga, kenapa bisa seperti itu ??

oke kita harus tahu ciri-ciri pemimpin sehingga dia bisa memimpin, berikut ciri-cirinya

Memiliki Kharisma yang Tinggi
Karakteristik pemimpin yang punya karisma adalah jika perilakunya terpuji,j ujur dan dapat dipercaya, memegang komitmen, konsisten dengan ucapan, memiliki moral agama yang cukup.

Menjadi pemimpin itu tidak mudah. Tidak semudah yang dibayangkan orang. Ia harus siap secara intelektual dan moral. Karena ia akan menjadi figur yang diharapkan banyak orang / bawahan. Perilakunya harus menjadi teladan / patut diteladani. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai kemampuan diatas kemampuan rata-rata bawahannya. Singkatnya: seorang pemimipin harus mempunyai karisma.

Memiliki Keberanian yang besar
Seorang pemimpin harus berani atau memiliki keberanian, kenapa? ya tidak mungkin jadi pemimpin jika ia tidak berani. Minimal keberanian berbicara, mengemukakan pendapat, beradu argumentasi dan berani membela kebenaran. Secara lebih khusus keberanian itu ditunjukkan dalam komitmen berani membela yang benar, memegang tegug pada pendirian yang benar, tidak takut gagal, berani ambil resiko, dan berani bertanggungjawab.

Memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain
Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dengan tujuan yang sama dengannya. kemampuan untuk mempengaruhi orang lain ini di dapat karena memiliki jiwa sosial dan dapat berkomunikasi dengan baik sehingga ia dapat mempengaruhi orang lain. Adapun cara-cara untuk mempengaruhi orang lain antara lain membuat orang lain merasa penting, membantu kesulitan orang lain, mengemukakan wawasan dengan cara pandang yang positif, tidak merendahkan orang lain, dan memiliki kelebihan atau keahlian.

Memiliki Strategi yang tepat
Seorang pemimpin memiliki strategi yang tepat untuk dapat mencapai tujuannya yang sama dengan orang yang mengikutinya, minimal startegi yang dimilikinya adalah membuat semua orang yang mengikutinya memberikan ide yang tepat untuk menggapai tujuan mereka. dan Pada umumnya seorang pemimpin semestinya identik dengan seorang ahli strategi. Maju-mundurnya perusahaan, gagal-berhasilnya suatu organisasi, banyak ditentukan oleh strategi yang dirancang oleh pimpinan perusahaan atau pimpinan organisasi. Adapun kriteria seorang pemimpin yang mampu menyusun strategi adalah menguasai medan, memiliki wawasan luas, berpikir cerdas, kreatif dan inovatif, mampu melihat masalah secara komprehensif, mampu menyusun skala prioritas, mampu memprediksi masa depan.

Memiliki Moral yang Tinggi
Seorang pemimpin harusnya tidak menyakiti orang lain, menghargai siapa saja, bersikap santun, tidak suka konflik, tidak gegabah, tidak mau memiliki yang bukan haknya, perkataannya terkendali dan penuh perhitungan, perilakunya mampu dijadikan contoh.

 

Selain yang disebutkan seperti itu ada beberapa hal yang memang harus dimiliki pemimpin agar dapat memaintenance pengikutnya, yaitu :

Menjadi Mediator
Seorang pemimpin yang bijak mampu bertindak adil dan berpikir obyektif. Dua hal tersebut akan menunjang tugas pimpinan untuk menjadi seorang mediator.

Menjadi Motivator
Hubungan seorang pemimpin dengan motivasi yaitu seorang pemimpin adalah sekaligus seorang motivator. Demikianlah memang seharusnya. Pimpinan adalah titik sentral dan titik awal sebuah langkah akan dimulai. Motivasi akan lahir jika pimpinan menyadari fungsinya sebagai motivator.

 

sudah tau ciri-ciri seorang pemimpin? setidaknya salah satu ciri tersebut ada di dalam diri kita sehingga memang pantas kita disebut sebagai individu pemimpin.

ayo bangun jangan mimpi lagi, mari meraih mimpi kita dan menjadi seorang pemimpin!!

bangun Indonesia menjadi lebih baik dan terus damai.

dunia